Selasa, 23 Juni 2009

Rumah Aman Saat Si kecil Bereksplorasi


Kegiatan mengasuh Kay tidak semudah dulu, sekarang Kay dah semakin lincah, bergerak kesana kemari walaupun belum bisa berjalan sendiri. Rasa ingin tahunya membuat Kay ga mau diam. Wuih capek deh…kalau aku lengah, bisa-bisa Kay cedera.

Menurut beberapa pakar, kemungkinan terbesar si kecil mengalami cedera adalah ketika ia sedang berada di rumah, karena kondisi rumah yang tidak aman. Menurut penelitian yang dilakukan di negara-negara maju seperti Australia dan Amerika, anak-anak usia 1- 4 tahun sering mengalami cedera parah karena terbakar, tenggelam, tersedak, terkena zat beracun dan jatuh, dibandingkan dengan dicelakai oleh orang asing.

Kejadian ini sering terjadi karena si kecil sedang asyik bereksplorasi di seluruh bagian rumah untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Berikut ini beberapa iniformasi yang dapat membantu Anda mempersiapkan rumah yang amat saat si kecil bereksplorasi.

Kondisi yang dianjurkan

Keterangan

  • Jika rumah Anda bertingkat atau memiliki tangga, pasanglah pagar pengaman di setiap ujungnya.
  • Jatuh dari tangga adalah kecelakaan yang sering dialami anak di rumah. Mengingat tubuh bagian atas si kecil cenderung lebih berat, maka bagian tubuh yang sering mengalami cedera serius ketika jatuh adalah bagian kepala.
  • Lengkapi rumah dengan detektor asap dan tabung pemadam kebakaran. Tempatkan tabung pada dinding yang hanya dapat dijangkau orang dewasa. Pastikan tabung dalam keadaan baik dan siap digunakan.
  • Di daerah beriklim tropis dengan musim kemarau yang panjang seperti Indonesia, kebakaran sering dan mudah terjadi. Detektor asap dapat memberikan peringatan dini, dan alat pemadam yang berfungsi baik, dapat menghindarkan terjadi kebakaran yang lebih besar.
  • Pasang kunci pengaman tambahan pada lemari penyimpanan kebutuhan rumah tangga yang mengandung bahan kimia aktif; seperti obat-obatan, pembersih, dll. Lakukan hal yang serupa pada lemari atau laci yang dapat dijangkau si kecil.
  • Si kecil yang memasuki tahun kedua usianya memiliki rasa ingin tahu yang besar, namun belum mengerti arti kata bahaya. Larangan yang Anda lontarkan tidak selamanya efektif untuk mencegah melakukan banyak hal yang berbahaya.
  • Pasang pengaman di sekitar perabot yang memancarkan panas dan api, seperti kompor.
  • Si kecil belum memahami arti kata "panas", dan biasanya lebih tertarik pa da warna api yang terang. Jika tidak dilengkapi pengaman, dengan mudah si kecil akan menyentuh benda panas sebagai bagian dari kegiatan eksplorasinya.
  • Pasang pagar pengaman di sekitar area bermain si kecil yang berbatasan dengan jalan raya.
  • Si kecil tidak menyadari ancaman bahaya dari kendaraan yang sedang bergerak. Padahal tubuhnya , belum tinggi sering tidak terlihat oleh pengemudi, karenanya ia mudah tertabrak.
  • Gunakan materi instalasi listrik yang memenuhi standar keamanan. Ganti kabel lama, kerana mudah terbakar dan hindari kabel yang menjuntai. Gulung kabel setiap selesai menggunakan barang eletronik.
  • Instalasi listrik yang memenuhi standar keamanan tidak hanya melindungi si kecil, juga menjauhkan Anda sekeluarga dari sengatan listrik ataupun bahaya kebakaran.
  • Pasang pengaman pada setiap sudut perabot yang tajam.
  • Sudut perabot yang tajam berpotensi menimbulkan cedera berat pada anak.
  • Amankan berbagai benda kecil (perhiasan, kancing, dsb) dalam kotak yang tertutup rapat dan jauhkan dari jangkauan anak.
  • Ada masanya si kecil merasa tidak puas mengeksplorasi sekitarnya hanya dengan tanganya. Biasanya, berbagai benda akan dimasukkan ke dalam mulutnya
  • Pada pintu, gunakan pegangan yang berpengaman sehingga tidak mudah digerakan.
  • Pintu dengan mudah dibuka tutup berpotensi menyebabkan si kecil terjepit.
  • Sediakan senter (juga batere cadagan) di tempat yang mudah dijangkau orang dewasa.
  • Persiapan ini dibutuhkan pada malam hari. Kondisi gelam membuat si kecil tidak nyaman dan juga rawan kecelakaan.
  • Pastikan karpet di rumah Anda memiliki lapisan anti slip dan benar-benar menempel di lantai.
  • Karpet dapat menyebabkan si kecil tergelincir atau tersandung dan mengalami cidera serius.
  • Sediakan perangkat P3K dan buat daftar nomor telepon penting yang dapat dihubungi dalam situasi darurat.
  • Ketika kecelakaan terjadi, pertolongan pertama yang tepat akan membantu Anda menyelamatkan si kecil.
  • Tandai pintu kaca dengan stiker berwarna menarik setinggi pandangan si kecil.
  • Si kecil bisa saja tidak menyadari keberadaan pintu kaca sehingga menabraknya.
  • Jika Anda merokok, hindari kegiatan ini saat berada satu ruangan bersama si kecil.
  • Asap rokok yang terhirup seseorang yang bukan perokok (perokok pasif) menyebabkan peluang yang sama besar dengan si perokok untuk menderita berbagai penyakit (gangguan pernafasan, penyakit kronis seperti kanker paru).
  • Hindari memegang kopi, teh atau air panas ketika berada dekat dengan si kecil.
  • Luka bakar yang dialami karena tersiram sama fatalnya dengan luka bakar karena bersentuhan dengan api.
  • Hindari melakukan berbagai kebiasaan yang berbahaya didepan si kecil seperti bercukur, mengorek kuping atau kegiatan lain yang menggunakan benda tajam.
  • Si kecil akan langsung meniru karena dia sedang asyik bereksplorasi.


Sumber : 3 Tahun Pertama yang Menentukan – Seri Ayahbunda

0 komentar:

 

Followers

About Me

Saya adalah fulltime Mommy yang ingin berbagi cerita tentang tumbuh kembang putri tercinta Kayyisa Naura Firdaus.

Kayyisa Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino