Minggu, 17 Mei 2009
Jadwal Pemberian Makan Pada Bayi
Tips Memilih Buah untuk Bayi
Bagaimana memilih buah yang "tepat" dan "aman" ?
Menurut Prof. Dr. Faisal Anwar, Staf Pengajar Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, memberikan tips cara memilih buah
JENIS BUAH | CARA MEMILIH |
Pisang |
|
Jeruk |
|
Apel |
|
Pir |
|
Tomat |
|
Sabtu, 16 Mei 2009
Pentingnya Buah untuk Bayi
Seberapa penting sih Kayyisa harus makan buah-buahan, trus buah apa saja yang bisa diberikan ? Pertanyaannya sederhana ya...tapi tetap harus tau jawabannya..
Kalau diibaratkan, buah-buahan bagaikan sebuah paket lengkap yang mengandung vitamin dan mineral. Buah dan sayuran adalah sumber utama berbagai vitamin dan mineral yang sangat penting untuk membantu proses tumbuh kembang si bayi. Misalnya vitamin C dan kalsium membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Oleh karena itu sebaiknya buah-buahan mulai dikenalkan pada bayi sejak dini, yaitu setelah masa pemberian ASI ekslusif 6 bulan.
Pada tahap awal pemberian, kenalkan rasa buah satu persatu yang diberikan dalam bentuk cair dengan menambahkan air matang. Setelah itu baru bisa dicampur dua macam rasa buah untuk satu kali pemberian. Jangan lupa, setiap buah yang akan diberikan harus dicuci bersih dan kupas kulitnya.
Berikut ini beberapa macam buah-buahan disertai kandungan gizi utama dan ide penyajiannya.
Pisang
Untuk : bayi usia 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama : kalium, fosfor, vitamin A dan asam folat.
Ide penyajian :
- Kupas kulit pisang, lalu keruk daging buahnya. Sajikan langsung untuk bayi.
- Pure pisang :
- Potong-potong daging buah pisang, lalu tambahkan beberapa sendok air perasan jeruk untuk memberi rasa segar serta memperlambat perubahan warna pisang.
- Masukkan ke dalam blender. Tuang ASI atau susu formula. Haluskan.
- Sajikan pada bayi.
- Bila si kecil sudah berumur 8 bulan, Anda menambahkan sereal.
Jeruk
Untuk : bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama : kalium, kalsium, vitamin A, vitamin C, asam folat dan serat.
Ide penyajian :
- Cuci bersih, kupas lalu peras dan saring airnya. Berikan pada bayi.
- Dapat dijadikan pemanis yang menyegarkan dalam aneka pure buah.
Apel
Untuk : bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi utama : kalium, magnesium, fosfor, kalsium, vitamin A dan vitamin C.
Ide penyajian :
- Pure apel :
- Setelah dicuci bersih, kupas kulit apel lalu potng kecil-keil.
- Masukan ke dalam panic, tambahkan air hingga potongan apel terendam. Rebus hingga lunak. Angkat.
- Blender sampai lembut.
- Bila si kecil sudah berumur 8 bulan, Anda dapat menambahkan sereal dan kayu manis sebagai variasi dan tambahan rasa baru.
Pir
Untuk : bayi 6 bulan ke atas.
Kandungan gizi : kalium, fosfor, kalsium dan vitamin C.
Ide penyajian :
- Pure pir :
- Cuci bersih lalu kupas kulitnya. Potong kecil-kecil daging buahnya dan kukus hingga lunak.
- Blender hingga halus.
- Pure pir bisa dicampur dengan pir apel.
- Bagi bayi usia 8 bulan, bisa ditambahkan sereal agar pure menjadi lebih padat.
Tomat
Untuk : bayi 8 bulan ke atas.
Kandungan gizi : protein, serat, kalium, magnesium, fosfor, kalsium, natrium, vitamin A dan asam folat.
Ide penyajian :
- Saus tomat :
- Cuci bersih lalu rebus tomat dalam panic dengan air secukupnya sampai empuk, sehingga mudah dikupas.
- Setelah dikupas, potong menjadi 4 bagian. Blender hingga halus, lalu saring menjadi saus tomat.
- Untuk variasi rasa dapat ditambahkan air jeruk.
- Saus tomat dapat disajikan bersamaan dengn pure kentang atau sayuran.
Sumber : Ayah bunda
Jumat, 15 Mei 2009
Resep Makanan Bayi
Aku tulis di blog aja ah biar gampang, untuk yang mau nyoba resep makanan ini,
Selamat mencoba ya !!
Aneka Nasi Tim Saring
1. Nasi Tim Saring Ikan Kakap
Bahan :
20gr beras,
625 cc air,
25 gr ikan kakap,
30gr tahu,
25gr tomat dipotong kecil
25gr daun kangkung iris kasar
1 sdt mentega (mentega unsulted merek anchor)
Cara :
Rebus beras, air, ikan, dan tahu sampai menjadi bubur, masukkan kangkung dan tomat hingga matang. masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
2. Nasi Tim Saring Brokoli
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25gr daging giling,
25 gr brokoli buang tangkainya,
25gr tomat dipotong kecil
1 butir kuning telur ayam kampung
10gr keju parut
Cara :
Rebus beras, air, dan daging giling sampai menjadi bubur, masukkan brokoli dan, tomat hingga matang. masukkan kuning telur dan keju parut sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
3. Nasi Tim Saring dengan Telur
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25gr tempe,
25 gr daun kangkung,
25gr tomat dipotong kecil
1 kuning telur ayam kampung
1 sdt mentega (unsalted)
Cara :
Rebus beras, air, dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan kangkung dan tomat hingga matang. masukkan kuning telur dan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
4. Nasi Tim Saring dengan Teri
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25gr tempe,
25 gr daun bayam,
25gr tomat dipotong kecil
1 sdm teri bubuk
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan bayam, tomat dan teri bubuk hingga matang. masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau
saringan kawat.
catatan : cuci teri medan dalam jumlah sekehendak lalu sangrai sampai kering dan berwarna kecoklatan. Tumbuk halus teri sangrai dan simpan dalam tempat kering tertutup untuk dipakai selanjutnya.
5. Nasi Tim Saring dengan Daging
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr daging giling,
50gr tahu,
50 gr oyong,
25gr tomat dipotong kecil
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, daging giling dan tahu sampai menjadi bubur, masukkan oyong dan tomat hingga matang. masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau
saringan kawat.
6. Nasi Tim Saring Hati Sapi
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr hati sapi,
25gr tempe,
50gr labu kuning,
25gr tomat dipotong kecil
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, hati sapi dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan labu kuning dan tomat hingga matang. Masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
7.Nasi Tim Saring Ayam Isi Keju
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr daging ayam,
25gr tempe,
25 gr buncis,
25gr tomat dipotong kecil
10 gr keju parut
Cara :
Rebus beras, air, daging ayamdan tempe sampai menjadi bubur, masukkan buncis dan tomat hingga matang. masukkan keju parut sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
8.Nasi Tim Saring Ayam dengan Wortel
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr daging ayam giling,
25gr tempe,
25 gr wortel,
25gr tomat dipotong kecil
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, daging ayam giling dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan wortel dan tomat hingga matang. Masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
9.Nasi Tim Saring Ikan Tenggiri
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr ikan tenggiri,
30gr tempe,
50 gr labu siam,
50gr tomat dipotong kecil
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, ikan, dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan labu siam dan tomat hingga matang. masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
Catatan : untuk tim saring ikan ini dengan bahan dan cara yang sama dapat diganti dengan ikan tuna dan ikan salmon untuk variasi.
10.Nasi Tim Saring Hati Ayam
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25 gr hati ayam,
25gr tempe,
25gr tomat dipotong kecil
25gr daun bayam iris kasar
1 sdt mentega
Cara :
Rebus beras, air, hati ayam, dan tempe sampai menjadi bubur, masukkan bayam dan tomat hingga matang. masukkan mentega sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.
11. Tim saring
B a h a n :
20 gr beras (2 sdm)
10 gr kacang hijau (1 sdm)
25 gr hati ayam (1 ptg)
atau hati sapi, daging cincang atau daging ikan, atau 1 btr telor ayam
10 gr daun bayam (1 genggam)
20 gr tomat (1 bh sdg)
20 gr wortel (1 ptg sdg)
Cara :
Beras dan kacang hijau yang telah direndam semalam dicuci lalu ditim dengan 150 cc (3/4 gls) air. Bila sudah 1/2 masak, masukkan hati dan wortel ke dalamnya, biarkan sebentar sampai hati atau penggantinya agak lunak.Kemudian masukkan bayam, tomat dan garam. Tunggu sampai masak, angkat lalu saring dengan saringan.
12. Tim Hunkwee Tempe
Bahan :
2 sdm tepung hunkwee
500 ml kaldu ikan sayuran
50 gram tempe, kukus, haluskan
50 gram daging ikan gurame, haluskan
2 sdm keju parut
10 takar peres susu formula lanjutan
50 gram bokcoi, haluskan
2 kuning telur, kocok
Cara :
Campur kaldu dengan tepung hunkweee dan ikan tuna. Jerang hingga meletup2. Ambil 2 sdm adonan, masukkan ke dalam kocokan kuning telur. Aduk, masukkan kembali. Masukkan tempe, keju, susu formula dan bokcoi. Masak selama 3 menit, sambil diaduk terus. Angkat. Tuang dalam wadah saji yg menarik
Untuk 2 porsi
13. Tim Ayam Keju
Bahan :
2 sdm beras
300 ml kaldu ayam
200 ml santan
25 gram daging ayam giling
25 gram tahu, potong kecil
25 gram tomat, rendam dalam air panas, kupas kulit, haluskan dan ambil airnya
5 gram wortel, parut kasar
10 gram keju parut
Cara :
Rebus beras dengan 200 ml santan hingga lunak. Campur kaldu, daging ayam, tahu, air tomat, wortel, keju dan nasi santan. Adauk rata. Tuangkan ke dalam pinggan tahan panas, kukus hingga matang. Angkat. Sajikan segera selagi hangat atau simpan dalam lemari es. Jika akan diberikan kepada bayi lagi, rendam dalam air panas.
14. Nasi Tim Telur
Bahan :
20 gram beras, cuci bersih
625 ml air
25 gram hati ayam
50 gram tahu
1 butir telur
25 gram wortel, parut
25 gram daun kangkung yg muda, iris halus
2 sdm santan matang
Cara :
Rebus beras dengan air, hati ayam, dan tahu sambil terus diaduk hingga menjadi bubur. Masukkan telur, aduk terus hingga telur matang. Masukkan kangkung dan wortel, masak sampai sayuran matang. Tambahkan santan. Aduk hingga rata. Angkat.
Untuk 2 porsi
15. Tim Jagung Daging
Bahan :
50 gram jagung muda, serut, haluskan
625 ml air
50 gram daging sapi giling
50 gram tempe, kukus
25 gram sawi hijau, iris halus
25 gram wortel, parut kasar
2 sdt mentega
Cara :
Campur air dengan jagung, aduk, lalu saring. Campur air jagung dengan daging dan tempe, masak hingga menjadi bubur. Rebus jagung dengan air, ikan dan tahu sampai menjadi bubur. Masukkan bubur jagung tempe yang telah dibuat. Masukkan sawi hijau dan wortel, masak hingga sayuran menjadi matang. Tambahkan mentega. Aduk rata. Angkat.
Untuk 2 porsi
16. Nasi Tim Kacang Merah
Bahan :
2 sdm beras merah, rendam 2 jam
525 kaldu ayam
25 gram daging ikan kakap merah, haluskan
10 gram kacang merah, rebus, haluskan
25 gram buncis, iris halus
25 gram tomat, buang biji, potong kecil
2 sdm santan kental
Cara :
Rebus beras dengan air, daging ikan, dan kacang merah cincang sambil terus diaduk hingga menjadi bubur. Masukkan buncis dan tomat, masak sampai sayuran menjadi matang. Tambahkan santan. Aduk rata. Angkat
Untuk 2 porsi
Contoh Menu Satu Set (Per Satu Kali Makan)
1. Bubur nasi, wortel, bayam, kaldu ikan : wortel dan bayam diparut campur dgn bubur nasi, direbus lagi dengan kaldu ikan sampai lunak.
Ikan yang dibuang duri dan kulitnya & tahu putih direbus,ditiriskan, dicacah sampai halus, campur kecap asin sedikit.
Apel diparut, atau boleh dicampur yogurt tawar.
2. Bubur kentang, brokoli, wortel,kaldu ikan teri : wortel dan brokoli diparut campur dgn bubur nasi, direbus lagi dengan kaldu ikan teri sampai lunak.
Ikan teri (yang basah & halus) direbus sampai lunak, campur dgn 1/2 kuning telur rebus dan mayoneis ( sedikit ), aduk dgn sendok sampai lunak dan halus.
Labu kuning direbus sampai lunak, dihaluskan dgn sendok.
3. Bubur makaroni, ikan tuna, keju parut : ikan tuna, makaroni, keju parut direbus sampai lunak, beri susu formula 30 cc, rebus lagi hingga lunak dan matang.
Bunga kol dan tomat ( tanpa biji ) direbus, dihaluskan.
Jeruk manis peras.
4. Bubur roti, pisang, ubi merah : rebus ubi merah sampai halus dan lunak, masukkan roti dan pisang yang sdh dikerok campur susu formula 30 cc, rebus lagi hingga matang.
Kol,labu,ikan direbus, diparut dan disaring hingga lunak.
Tomat diambil dagingnya (tanpa kulit dan biji ), dihaluskan.
5. Bubur kentang, kuning telur, kaldu ayam : rebus kentang dengan kaldu dari daging ayam yang dada ( tanpa lemak)campur dgn 1/2 kuning telur yang direbus sebelumnya, haluskan.
Dada ayam yang sudah direbus dicacah, dihaluskan .
Wortel dan apel dicampur, dijuice.
6. Bubur makaroni, kacang polong, wortel rebus sampai lunak, kemudian dihaluskan.
Ikan dan jamur direbus sampai lunak, dicacah halus.
Puding susu & jeruk : rebus susu formula dgn air perasan jeruk, masukkan agar-agar bubuk secukupnya. Buat agar-agar yang lembek ( tidak keras spt ukuran org dewasa)
7. Bubur jagung, asparagus : rebus kerokan biji jagung muda dan asparagus dgn air sampai lunak kemudian, bila sudah lunak masukkan air susu formula, sampai agak mengental kemudian dihaluskan.
Salad bayam, tuna : rebus bayam dan ikan tuna sampai lunak, haluskan beri sedikit mayonaisse .
Yogurt tawar & sari buah melon.
Sumber : We R Mommies (http://wrm-indonesia.org)
Tips Memberikan Hadiah Bayi
Berikut ini daftar hadiah untuk bayi disertai tips kelebihan dan kekurangannya.
Mainan
Merupakan alternatif hadiah paling umum yang banyak diberikan pada bayi yang baru lahir. Mudah tersedia baik secara online maupun di toko-toko mainan. Beragam bentuk, harga dan fungsi tersedia untuk memenuhi kebutuhan masing-masing.
Tips :
* Pilih mainan yang lembut dan aman, baik bahan maupun pewarna yang digunakan. Karena biasanya, mainan yang berharga murah umunya mengandung zat-zat yang berbahaya.
* Pilih mainan multifungsi. Contohnya, bola dengan bunyi gemerincing yang permukaannya terbuat dari beberapa bahan. Manfaatnya untuk menstimulasi pendengaran dan kemampuan motorik sekaligus mengenalkan tekstur pada bayi.
* Pilih mainan yang bisa dimanfaatkan untuk menstimulasi berbagai aspek misalnya maianan yang ada musiknya untuk menstimulasi pendengaran sekaligus bisa digerak-gerakan untuk stimulasi penglihatannya.
Contohnya bola kain, aneka boneka ( pastikan bulunya tidak membuat bayi alergi), dan mainan bermusik.
Kelebihan :
Hadiah berupa mainan terutama mainan edukatif sangat bermanfaat untuk perkembangan bayi. Apalagi bila mainan tersebut masih bisa digunakan di rentang usia selanjutnya.
Kekurangan :
Biasanya harganya relatif mahal terutama mainan yang khusus dibuat untuk anak usia 2 tahun ke bawah.
Pakaian & Perlengkapannya
Pakaian bayi dan perlengkapan seperti sepatu, kaos kaki, popok, topi, kain bedong merupakan hadiah yang paling banyak diberikan. Dengan pertimbangan, bayi baru lahir pasti membutuhkan pakaian dalam jumlah banyak karena sering ngompol.
Tips :
* Pilih pakaian yang lembut biasanya terbuat dari katun sehingga nyaman dikenakan, menyerap keringat dan mudah dicuci.
* Tidak membeli pakaian dengan kawat atau apapun yang dapat mencelakakan bayi.
* Memilih celana dari bahan kaus bercorak lucu memang praktis, tetapi pastikan bahannya cukup nyaman untuk si bayi. Sering kali meski desainnya lucu namun bahan yang digunakan tersa kaku/keras dan tidak menyerap keringat.
* Sepatu dan kaos kaki untuk bayi memang sangat diperlukan guna menjaga supaya kakinya tetap hangat. Sayangnya, ukuran kaki bayi cepat sekali berubah. Jadi, kalaupun ingin memberikan hadiah jenis ini sebaiknya jangan terlalu mahal karena hanya akan digunakan dalam waktu singkat.
*Di toko perlengkapan bayi biasanya dijual pula pakaian dan perlengkapan bayi yang dikemas menarik dalam dus/keranjang cantik. Bisa dijadikan pilihan karena praktis, tinggal memberikan, tidak perlu repot membungkusnya lagi.
Kelebihan :
Pakaian dan perlengkapannya pasti digunakan karena bayi baru lahir membutuhkannya dalam jumlah relatif banyak.
Kekurangan :
Digunakan hanya sebentar karena ukuran tubuh bayi cepat sekali berkembang. Selain itu membelikan pakaian dan perlengkapan bayi gampang-gampang susah. Kalau tidak cocok dengan selera orangtua si bayi bisa-bisa malah mubazir tidak terpakai.
Kosmetik atau Produk Perawatan Bayi
Selain pakaian dan perlengkapannya, kosmetik bayi ini pun bisa menjadi hadiah pilihan karena bayi juga membutuhkan kosmetik, seperti sabun, sampo. baby oil, minyak telon, dan sebagainya.
Tips :
* Di pasaran saat ini tersedia kosmetik bayi yang dikemas dalam boks/keranjang cantik. Hadiah ini bisa dijadikan pilihan, selain praktis, harganya pun cukup terjangkau.
* Bila memungkinkan, sebaiknya tanyakan dahulu merek kosmetik bayi yang digunakan. Takutnya orangtua si bayi fanatik pada merek tertenu, sehingga kosmetik bayi yang berbeda merek malah tidak terpakai.
* Bila produk tersebut memiliki tanggal kadaluwarsa, pastikan barang-barang yang dijadikan sebagai hadiah, tanggal kadaluwarsa masih lama.
Kelebihan :
Produk-produk seperti sabun, sampo, baby oil, dan sebagainya dibutuhkan bayi sehari-hari hingga pasti terpakai.
Kekurangan:
Hati-hati bila mereknya tidak cocok, bisa saja menimbulkan reaksi alergi.
Feeding Set atau Perlengkapan Makan Bayi
Termasuk hadiah yang paling mudah didapat. Hampir semua toko perlengkapan bayi pasti menjual barang ini. Pilihannya pun sangat beragam, dari yang hanya berupa mangkuk dan gelas, hingga satu set lengkap dengan perasan buah, penghalus makanan, aneka sendok dan sebagainya.
Tips :
* Pilih feeding set berbahan bagus, maksudnya tidak mengandung zat-zat/cat yang tidak ramah anak.
* Pilih yang sekiranya memang dibutuhkan. Karena meskipun terdiri dari bermacam barang dengan fungsi masing-masing, tapi tidak seluruhnya akan terpakai.
* Bila si ibu berencana memberikan ASI eksklusif, maka peralatan makan ini baru akan digunakan 6 bulan kemudian.
Kelebihan :
Cukup mudah didapat. Jenis barang maupun harga yang ditawarkan sangat beragam sehingga banyak pilihan.
Kekurangan :
Termasuk hadiah dengan kategori "biasa-biasa" saja karena pasti banyak yang memberikan hadiah serupa.
Peralatan Elektronik
Di pasaran saat ini tersedia berbagai macam peralatan elektronik. Mulai pemanas susu, pencuci/pensteril botol, pompa ASI elektrik, pembungkus popok bekas pakai dan sebagainya.
Tips :
* Pastikan keamanan peralatan elektronik tersebut. Mungkin saja bentuk maupun fungsinya unik, tapi kalau elemen listrik di dalamnya tidak aman, malah bisa membahayakan pemakainya.
* Pemanas susu, pompa ASI elektrik merek terkenal memang harganya lebih mahal, tapi sudah teruji kualitas keamanan dan kenyamanannya. Dibandingkan dengan membeli merek yang tidak jelas, meski harganya lebih murah, tapi kalau mudah rusak malah merepotkan si penerima.
* Pastikan ada manual/buku panduan mengenai cara pemakaian dalam bahasa yang dimengerti si penerima.
Kelebihan :
Hadiah seperti ini sangat diharapkan karena meringankan tugas ibu yang baru melahirkan.
Kekurangan :
Harganya cukup mahal, tapi masih bisa disiasati dengan sistem patungan.
Kereta Bayi
Kereta bayi termasuk hadiah yang diharapkan banyak orangtua. Sangat dibutuhkan bila bayi sudah bisa diajak keluar rumah, entah sekadar jalan-jalan di halaman maupun imunisasi ke dokter langganan.
Tips :
* Pastikan orangtua si bayi belum menerima hadiah sejenis. Akan mubazir kalau kita memberikan kereta bayi pada keluarga yang sudah memilikinya. Lain halnya dengan pakaian atau mainan yang memang dibutuhkan dalam jumlah banyak.
* Bila dananya mencukupi, sebaiknya pilih kereta yang bisa digunakan sejak bayi (sandarannya bisa diatur mencapai posisi tidur) hingga usianya agak besar.
* Pilih kereta bayi yang cara membuka dan melipatnya kembali relatif mudah. Kereta bayi yang seperti ini tentu amat bermanfaat saat orangtua harus pergi dengan banyinya tanpa ditemani orang dewasa lainnya. Dengan begitu saat satu tangannya harus menggendong bayi, tangan lainnya bisa membuka/melipat kereta bayi dengan mudah.
* Pastikan roda-roda kereta bayi cukup kokoh, karena medan yang akan dilewatinya tak hanya lantai keramik yang mulus. Melainkan mungkin saja harus melewati jalan aspal, rumput di taman, jalan berpasir, dan sebagainya.
Kelebihan :
Kereta bayi termasuk hadiah yang pasti terpakai.
Kekurangan :
Harganya relatif mahal, apalagi untuk kereta yang masa pakainya lama.
Boks Bayi
Hampir sama dengan kereta bayi, boks bayi termasuk hdiah yang diharapkan banyak orangtua.
Tips :
* Pilih boks bayi yang rangkanya terbuat dari plastik/fiber sehingga cukup ringan untuk diangkut ke sana-kemari.
* Sebaiknya pilih yang ada rodanya sehingga mudah dipindah-pindahkan sesuai kebutuhan.
* Pilih boks bayi dengan sistem knock-down sehingga mudah dibongkar-pasang.
* Bila dananya cukup, saat ini banyak boks bayi yang sekaligus bisa digunakan sebagai ayunan untuk meninabobokan si kecil dan dilengkapi denan mainan lulaby.
Kelebihan :
Hadiah yang pasti terpakai.
Kekurangan :
Harganya cukup mahal, tapi masih bisa disiasati dengan sistem patungan, satu kado dari beberapa nama.
Perhiasan Emas
Masyarakat budaya tertentu lazim memberikan hadiah perhiasan emas untuk bayi perempuan dan uang untuk bayi laki-laki. Perhiasan itu umumnya berupa anting emas atau gelang. Di toko perhiasan pun banyak tersedia perhiasan emas untuk bayi yang biasanya beratnya tak lebih dari 1-2 gram.
Tips :
* Sebaiknya hadiah berupa perhiasan emas beratnya tak usah kelewat besar, cukup 1-2 gram, demi keamanan si bayi sendiri.
* Tidak perlu membelikan perhiasan dengan harga mahal, misalnya yang dilengkapi dengan berlian.
* Meski tidak dipakai, perhiasan emas bisa disimpan sampai si anak dewasa.
Kelebihan :
Perhiasan emas awet, tidak mudah rusak, bisa menjadi kenang-kenangan dalam tenggang waktu lama.
Kekurangan :
Tidak semua orangtua menginginkan bayinya memakai perhiasan emas. Salah satu alasannya lantaran khawatir bakal menjadi sasaran tindak kejahatan.
Kamis, 14 Mei 2009
Tumbuh Kembang Kayyisa
* mengoceh
* mengeluarkan suara-suara berdeguk, tertawa dan berteriak
* menggenggam benda-benda kecil
* meraih benda-benda disekitarnya
* menyadari perbedaan tekstur benda dan mengusap-usapnya dengan jari serta penuh rasa ingin tahu
* memberi respons bila namanya dipanggil
* memberi respons terhadap nada suara ibu atau ayah
* memberi respons kepada suara/bunyi yang baru
* menirukan kata-kata, mampu menyebut "ayah", "mamam"
* menirukan isyarat tangan dan kepala seperti melambaikan tangan, bertepuk tangan
* bermain "ciluk ba"
* merespon permintaan-permintaan sederhana
* merespon kata "tidak"
* mengenal nama beberapa orang dan benda
* memegang / mengambil benda dengan ibu jari dan jari telunjuk
* berpindah posisi dengan ngesot atau menyeret pantat
* menggapai benda-benda yang ada di atasnya
Proses tumbuh kembang terjadi secara singkron pada setiap individu. Kedua proses ini merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling terkait, yaitu ; faktor genetik / keturunan , lingkungan bio-fisiko-psiko-sosial dan perilaku.
Pertumbuhan dan perkembangan bersifat individual dan unik sehingga memberikan hasil akhir yang berbeda dan ciri tersendiri pada setiap anak. Penilaian terhadap pertumbuhan seorang anak dapat dinilai melalui pertambahan berat dan tinggi badan dan sampai anak berusia 2 tahun masih dapat digunakan penilaian melalui lingkar kepala yang biasanya dibandingkan dengan usia anak. Beberapa cara penilaian melalui pemeriksaan fisik atau klinikal , pemeriksaan antropometri ( membandingkan tinggi badan terhadap umur, berat badan terhadap umur, lingkaran kepala terhadap umur, lingkar lengan atas terhadap umur ) , contohnya KMS (kartu menuju sehat ) yang membandingkan berat badan terhadap umur , pemeriksaan radiologis, laboratorium, dan analisa diet.
Beberapa faktor yang mempegaruhi pertumbuhan anak :
- Faktor heredo konstitusional ; tergantung ras, genetik, jenis kelamin dan kelainan bawaan
- Faktor hormonal ; insulin , tiroid, hormon sex dan steroid.
- Faktor lingkungan selama dan sesudah lahir ; gizi, trauma, sosio – ekonomi, iklim, aktivitas fisik, penyakit, dll.
Perkiraan tinggi badan dapat pula dilakukan dalam sentimeter yaitu usia 1 tahun 1,5 kali tinggi badan lahir, usia 4 tahun 2 kali tinggi badan lahir, 6 tahun 1,5 kali tinggi badan 1 tahun.
Kita dapat pula memPrediksikan tinggi akhir anak sesuai potensi genetik berdasarkan tinggi badan orang tua dengan asumsi bahwa semuanya tumbuh optimal sesuai potensinya.
Rumus yang digunakan :
TB anak perempuan = ( TB ayah – 13 cm ) + TB ibu
_________________________ ± 8,5 cm
2
TB anak laki-laki = ( TB ibu +13 cm ) + TB ayah
__________________________ ± 8,5 cm
2
Sumber: Dr. SuriViana
Standar Tinggi & Berat Badan Balita | ||
| Usia & Jenis Kelamin | Tinggi | Berat |
| ( Cm) | ( Kg) | |
| Laki-Laki | ||
| 6 Bulan | 67.8 | 7.58 |
| 9 Bulan | 72.3 | 9.18 |
| 12 Bulan | 76.1 | 10.15 |
| 18 Bulan | 82.4 | 11.47 |
| 24 Bulan | 87.6 | 12.59 |
| 30 Bulan | 92.3 | 13.67 |
| 36 Bulan | 96.5 | 14.69 |
| Perempuan | ||
| 6 Bulan | 65.9 | 7.21 |
| 9 Bulan | 704 | 8.56 |
| 12 Bulan | 74.3 | 9.53 |
| 18 Bulan | 80.9 | 10.82 |
| 24 Bulan | 86.5 | 11.9 |
| 30 Bulan | 91.3 | 12.93 |
| 36 Bulan | 95.6 | 13.93 |
Sumber: f-buzz.com
Tahap Pertumbuhan dan Perkembangan Balita
Selasa, 12 Mei 2009
Tips belajar berenang buat si kecil
* Mengapung. Walaupun kemampuan ini terjadi secara alami ketika ia berada di alam air, Anda tetap harus mengasahnya. Caranya, telungkupkan tubuh si kecil di permukaan air.
* Mendorong tubuhnya sehingga meluncur ke depan.
* Membalikkan tubuhnya.
* Ajarkan kombinasi kemampuan untuk mendorong tubuh di permukaan air dan kemampuan membalikkan tubuh.
Hore...Senangnya Berenang
Mengajarkan Kayyisa berenang adalah pengalaman yang mengasyikkan, dan Kay pun sangat menyukainya. Berenang merupakan salah satu gerak refleks bayi sejak lahir. Setelah "berenang" selama 9 bulan di air ketuban dalam kandungan, tak mengherankan bila bayi bisa dengan mudah
beradaptasi di dalam air begitu ia lahir ke dunia. Pada awal-awal bulan setelah kelahirannya, ia akan menjadi seorang "perenang" alami. Bayi lahir dengan 'refleks menyelam", yang maksudnya adalah ketika kepalanya terendam air, dia akan dapat langsung menahan napasnya. Refleks ini akan hilang saat bayi berusia 12-18 bulan. Bayi akan lebih dulu bisa berenang di dalam air sebelum ia bisa mengapung di permukaan.
Banyak sekali manfaat mengajarkan berenang pada bayi, diantaranya berenang sangat baik untuk melatih kaki dan tangan si kecil, serta membantu menguatkan jantung, paru-paru dan sistem pernapasannya. Selain itu, banyak ibu merasa seolah-olah mendapatkan "bonus" setelah mengajak bayi mereka berenang, karena si kecil menjadi lebih mudah makan dan tidur.
Jadi jangan takut untuk mengajak bayi Anda berenang, Selamat bersenang-senang.........
Kamis, 07 Mei 2009
Mengajak Bayi Tertawa
* Permainan Gerak Wajah
Cobalah gerak-gerakan wajah Anda dan godalah bayi dengan cara menjulurkan lidah atau melakukan kernyitan pada wajah. Terkadang ketika bayi melihat gerak mulut kita pun sudah tersenyum dan tertawa. Bahkan dengan kerlingan mata pun sudah membuat bayi tergelak-gelak.
* Permainan Menggelitik
Gelitik pinggang atau telapak kakinya dengan jari-jari Anda secara pelan, atau coba lakukan gerakan mencium perut bayi. Biasanya bayi menyukai hal ini dan langsung tertawa terbahak.
* Permainan Ciluk Ba!
Ini merupakan permainan favorit bagi si kecil maupun orang tua. Caranya sangat mudah, tutup dan buka kembali wajah Anda dengan telapak tangan. Ketika tangan Anda membuka, tunjukan wajah lucu Anda ditambah suara yang mungkin mengagetkan tapi tetap lucu. Atau carilah "penutup" yang membatasi Anda dengan bayi. Ketika “penutup”-nya dibuka dengan cepat, bayi akan melihat wajah Anda yang semula “hilang”, terus muncul kembali dengan penuh tawa. Hal ini menjadi lucu karena ketika bayi berusaha mencari wajah Anda dengan kebingungan, lalu Anda muncul dengan wajah lucu ditambah suara yang mengagetkan bayi.
* Menyanyikan lagu dan ayun-ayunkan badannya
Nyanyikan bayi Anda lagu anak-anak dengan mengayun-ayunkan tubuhnya dipangkuan Anda. Pada akhir lagu, buat sedikit kejutan dengan mengeraskan beberapa kata atau mengayunkannya tubuhnya. Si kecil biasanya menyukainya dan akan tertawa terbahak.
Selamat mencoba! dan dengarkanlah tawa si buah hati....






